SeLamat Datang diBlog Sederhana Ku ini...

Selasa, 12 Juli 2011

Air Hujan Yang Bersayap

Pernahkah kau mendengar kisah tentang air hujan yang bersayap?

Ia telah hinggap di semua puncak gunung-gunung tinggi di dunia

Bahkan ia sampai juga di dasar palung yang paling dalam,

dan sesudah itu dengan sukacita berenang-renang menyusuri ombak di permukaan laut

Pada pagi hari ia jatuh di atas daun-daun sebagai embun,

di malam harinya melebur dalam kelembaban dan tanpa kita sadari masuk ke dalam

ruangan hati kita

Kadang ia menunggu lama di gumpalan-gumpalan awan,

untuk kemudian berhamburan ke bumi memberikan kesegaran dan kesuburan

Saat ia marah, terjangannya mampu melumatkan seisi kota dan menjadikannya kubangan raksasa

Namun di saat lain ketenangannya mampu memberi kedamaian kecipak air tenteram di telaga,

tempat sepasang kekasih memadu janji di atas perahu

Ia bisa sangat menakutkan sebagai gunung es yang mencair dan runtuh meluluhlantakkan apa yang ada di bawahnya

Ia bisa juga menyenangkan sebagai gerimis di musim kemarau

Ia bisa meninggikan dirinya sebagai ombak setinggi gunung,

namun bisa juga merendahkan diri dalam kelembutan titik-titik air mata kesedihan dan kebahagiaan

air hujan yang bersayap ada dimana-mana sekaligus juga tidak berada di mana-mana

Kita akan menemukannya di sungai, danau, lautan, sawah, selokan-selokan, air terjun, bahkan dalam teh hangat yang kita hirup di pagi dan sore hari

Ada waktunya kita sangat merindukannya karena dia tak bisa kita temukan di mana-mana

Sayapnya akan mengantarnya ke tempat-tempat yang membutuhkannya:

memberi kesegaran setetes air pada pengembara,

tempat berenang untuk ikan-ikan,

membasahi tanah yang meranggas kekeringan,

membersihkan debu-debu yang melekat di atap-atap rumah,

juga debu-debu masa lalu yang menumpuk dalam kedalaman jiwa

Kesetiaannya bukan pada ruang, waktu dan bentuk

Kesetiaannya adalah pada kehidupan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar